TERNYATA!! YANG PENASARAN DG KASUS BP MIGAS SILAHKAN BACA:

Badut Politik dalam Kasus Pembubaran BP MIgas dan UU MIgas tahun 2001. (Oleh Lin Che Wei)

Babak 1 – Proses pembahasan dan pengundang-undangan UU Migas 2001 terjadi antara tahun 1999 sampai 2001.

UU MIgas di undang-undangkan pada bulan November 2001. UU Migas ini merupakan produk pembahasan antara Pemerintah pada masa itu dan DPR pada masa itu. Marilah Kita melihat siapa saja aktor politik tersebut.
-Ketua MPR – Amien Rais (Mantan ketua Muhammadiyah -dari PAN)
-Ketua DPR – Akbar Tanjung (Golkar – Mantan Aktivis HMI)
-Ketua Komisi VIII – DPR – Irwan Prajitno (dari Partai Keadilan)

Pada saat itu Poros Tengah (Koalisi dari beberapa partai berbasis islam seperti PAN, PKB, PBB, PPP) sedang naik daun dan sangat berpengaruh di Parlemen karena mereka adalah ‘king maker’ dari naiknya Gus Dur menjadi Presiden.

Yang menarik di dalam pembahasan tersebut dan perundang-undangan UU MIgas tersebut… adalah : Semua Fraksi di DPR (kecuali satu fraksi kecil), semua partai berbasis islam (termasuk Partai Keadilan, PAN, PPP, PBB, PKB) dan juga partai besar (PDI-P dan Golkar) mendukung ratifikasi dari UU Migas.

Sangat ironis karena satu-satunya partai yang justru menyatakan keberatan adalah Fraksi Demokrasi Kasih Bangsa (Partai kecil yang berbasis agama kristen).
Pada saat tersebut (1999-2001 periode – periode pembahasan dan ratifikasi) :
– Kwik Kian Gie adalah Menko Perekonomian (PDI-P) dan kemudian menjadi Ketua Bappenas.
– Rizal Ramlie adalah mantan Menkeu/Menko Perekonomian waktu zaman Gus Dur.
– Mahfud MD adalah Menteri Pertahanan dan sempat menjadi Menteri Hukum Dan Perundangan-Undangan zaman Gus Dur.

Semua komponen pemerintah dan parlemen pada waktu itu setuju untuk meratifikasi UU Migas 2001 dan melahirkan BP MIgas. Berdasarkan rekomendasi dari Kwik Kian Gie, ketika terjadi penggantian Dirut Pertamina, Martiono Hadianto (yg menentang RUU Migas pada saat itu). Kwik sangat merekomendasi Baihaki Hakim untuk menggantikan Martiono. Di masa Baihaki inilah Pertamina melepaskan wewenangnya dan mengalihkannya ke BP Migas.

Babak ke 2 – Adegan Mahkamah Konstitusi tahun 2012.
Para Pemohon di pengadilan konstitusi :

1. Muhamadiyah
2. Hasyim Muzadi dari NU
3. Ormas-ormas islam seperti Hizbut Thahir.
4. Kwik Kian Gie
5. Rizal Ramlie dan yg lain-lain…..

Mereka menuntut UU Migas 2001. Ketua Mahkamah Konstitusi : Mahfud MD (mantan Menteri Pertahanan era Gus Dur). Putusan : 7-1, MK menyatakan UU Migas 2001 cacat dan BP Migas dibubarkan. BP Migas tidak sesuai dengan UU.

Catatan : Mengapa partai-partai tersebut justru menyetujui RUU tersebut menjadi UU?

Pak Kwik Kian Gie, mengapa anda tidak ribut-ribut ketika anda justru sangat berkuasa sebagai Menko Ekuin.

Pak Rizal Ramlie, mengapa anda tidak menyatkan keberatan anda justru dizaman reformasi dimana anda adalah Menkeu dan Menko.

Pak Mahfud MD – mengapa kita tidak membahas soal Energy Security issue ketika anda menjadi Menhan? Oh ya saya juga baru sadar bahwa anda adalah ketua kehormatan ikatan alumni NU yang juga ikut di dalam menggugat putusan tersebut.

Partai-partai ini sekarang membatalkan produk hukum yang justru merupakan persetujuan produk legislative process. Ada baiknya kita melepaskan attribut keagamaan apabila kita berdebat soal kebijakan publik.

Tidak arif orang menggunakan attribut agama untuk pro dan con terhadap kebijakan publik. Jangan pernah lupa akan rekam jejak dari politik. Dan jangan biarkan politician (atau lebih tepatnya Badut-badut politik) berakobrat danmencari popularitas semata. Untuk membentuk tatanan hukum migas dan struktur migas yang baik diperlukan bertahun-tahun bahkan puluhan tahun. Untuk menghancurkannya hanya butuh sekejap.

Saya tidak terlalu mempermasalahkan dan tidak beropini apakah UU Migas 2001 benar atau salah. Yang saya sedih adalah melihat kelakuan orang yang ikut bertanggung jawab dalam pembentukan tersebut dan sekarang bersama-sama menghancurkannnya

By Lin Che Wei

 

mohon ditelaah, bahwa politic is a bulshittttt, sejak awal banyak orang dengan tameng agama untuk pencitraan dan sbgai tindakan preventif apabila ada counter attack,,,Endonesa is weird country

Iklan

My OJT at VICO Indonesia

Here i share with you all about my activity during i did my practically work in VICO Indonesia,,,first i and my friend his name selamet had been received in VICO for conduct my OJT in Badak field.

okay we start from jogja, VICO just give accomodation when you arrival in Balikpapan, VICO doesn’t give you accomodation for plane ticket, and after you arriving in sepinggan airport, you shall go to Vico Transport Office at second floors sepinggan airport to inform you will going to badak base, with Mr.jhonny wongkar (Land transport officer), and after that he will bring you to Serena or Innova ( cars brand), maybe you will take 4-5 hours on the way until you arrive in Muara Badak, (feels tired yeah) at badak base you will get camp, meal card, also several facilities like sport hall, entertaiment , etc and in mess hall (restaurant) there are many meal and dessert,,,like paradise,,i think after 1 month in here your weight will increase,,,and as by Environment Engineer, they located me in HSE (Health, Safety, Environment) Departement,,here i got in Environment Section, and i took my title Evaluation of Operational Produced water injection in badak#01 Down hole Injection well and eligibility to permit injection of VICO indonesia, It was intersting to me, why???’caused more explain about geologycal and hidrogeology part,,

we had preceptor in HSED, her name is YUNIA FITRIA SARI,,very cheerful, friendly, and cewewet (talkative), we love her, she taught me all things that i had never know before, and i met with bang Fajar (inspired man), Yovans Yusniar ( Gahol and Anak Muda), Bang Korentz (Liverpooldian) have a powerful shoot, good skill playing football, and bang yosua (never stop eating), bang Tirta (lil bit strange), mas yuli (hohohohoh,,funny laugh), bang osmond (kindly man), bang febri (gadget addict),,

bang osmond and mbak yunia,,

in first week we went to waste plant Badak 58 area, here the place to treatment domestic and B3 waste, like trash, drill cutting, and so on..also there are CBA (Central Bioremidiation Area) to treatment all of Drill Cutting from Rig Activity in Vico’s Area,,and after that our second destination is Nilam Pipe yard (NPY) this place is Located in Middle of Jungle at Nilam, we can find Snake, Orang utan, and Another Wild Animals,,,huhhhh…in NPY just to keep all Hazardous Waste (B3) before they send to PPLI in Bogor,,

bioremediation pond

with slam,,

and we also went to Nilam Central Processing Plant, here the amazing place for me, we can see all of part of production, and how to process crude oil from condensate to (raw material) before they sent to santan (chevron area) and export to overseas,,

Nilam Central Plant

and in second weeks I also went to another processing plant, like badak plant (the biggest plant here), samberah plant, nilam plant, except mutiara plant, but i feel more excited when i saw RIG Elnusa Modular Rig, for BTX (benzene, Tolune, and Xilene) Measurement, that’s all carcinogenic gas for human health, source of BTX from MUD shaker, Reverse Pit, and Mud pit. So after we monitoring the BTX we reporting to Mr. Erick Jones (Company Man) Elnusa Modular Rig 01, he’s the big bos in that rig, very funny, and i love his british accent very awesome..kindly man.

BTX Measurement

EMR #01

Every day is wonderful day, i have a big passion with all activity here, accompany health inspector bang holong marbun and bang arham, to check noise monitoring in some machine (compressor, Jet Pump, Mixing pump), and Mr.joko and Mr.saidul enviro inspector to sampling water in several pond. And I go to every department where i can obtain my data’s, like Operation Support Dept (OSD), Drilling Dept, Production Dept. Finally, in 26th August 2012 day of my presentation conducted, felt lil’ bit nervous, but over all i showed good presentation, very diffirence when i was presentation in ISR Seminar, being keynoters in field lecture, also presetation in many events,,woaaaahhhhh,,more feels nervous. (lidah kelu)

here in Badak plant with 2 Petroleum engineers from BP (british Petroleum) Vietnam..Huang & Phong

But i got a good point in initiative, base knowledge, and ability to make decisions. But i never satisfied, ‘cause there are many things need to be fixed, if you want to be environment engineer,,first your base knowledge about environment, initiative, and attitude, confidence,,,and english language,,,,okay

I thinks until here my story,,,cheers,,

in Control room Badak Plant

at Baker Hughes Noise Monitoring with Mr. (I Forgot his name), he was from jogja too

Warm regards

Sam hutajulu

Melihat dan mengobservasi Tata ruang Desa Kepuharjo Cangkringan Sleman Yogyakarta

Sebelum melakukan observasi, dilakukan pendekatan morfologi dengan menggunakan peta, yaitu peta sebaran awan panas dan peta penggunaan lahan (land use). Pendekatan tersebut merupakan dasar utama dari observasi ini dan ditemukan bahwa untuk kawasan aman pemukiman seharusnya memiliki zonasi dari sumber bencana.
Dari hasil yang didapatkan pada observasi, terdapat masih adanya tatanan pemukiman yang masuk dalam zonasi yang cukup berbahaya untuk terkena banjir lahar dingin. Tidak adanya suatu pemusatan pemukiman yang cukup aman dan penentuan jalur titik kumpul atau evakuasi apabila terjadi bencana banjir lahar dingin tersebut. Ketidakserasian juga terjadi pada penyebaran shelter yang tidak berpola atau termasuk pada system pola fractal (tidak beraturan), dan juga adanya pembangunan kawasan pemukiman yang masih berada dekat dengan kali Gendol dan aliran kali Opak. Hal ini menyebabkan apabila terjadi bencana, masyarakat desa mengalami kesulitan untuk melakukan evakuasi karena pola factal tersebut, dan akhirnya masyarakat diarahkan untuk menjauhi sungai.
Dari hasil pengamatan yang didapatkan, nampak bahwa daerah yang berpotensi untuk terjadinya bencana lahar dingin digunakan untuk pertambangan pasir, budidaya ikan dengan menggunakan terpal, dan penghijauan lokasi sekitar dengan menggunakan tanaman sengon yang sebenarnya daerah tersebut belum mampu untuk ditanami tanaman karena kondisi yang masih baru terkena awan panas sehingga belum cocok untuk ditanami. Tentunya selain karena pengaruh cuaca, karena pada saat itu memang sedang bukan dalam musim penghujan. Dalam penggunaan lahan untuk melindungi luberan lahar dingin yang mungkin terjadi, daerah yang pernah terpapar awan panas dan banjir lahar dingin sebaiknya di-buffer sejauh sekitar 200 meter dari sungai dan ditetapkan sebagai zona luberan. Area buffer ini sebaiknya dilakukan pengaturan secara khusus yang berkaitan dengan pola pemanfaatan lahan (tata guna lahan/land use). Zona ini sebaiknya tidak diarahkan sebagai pemukiman baru tetapi diarahkan sebagai padang savana dengan fungsi daerah tangkapan hujan dan pendukung fungsi peternakan. Sementara untuk mengantisipasi ancaman banjir lahar dingin maka daerah sepanjang daerah aliran sungai sebagai jalur banjir lahar dingin di-buffer sejauh kurang lebih sepanjang 50 meter di bagian atas, 50 meter di bagian tengah dan 100 meter di bagian bawah sebagai zona bahaya sekunder.
Kemudian dari sisi peruntukan ruang untuk interaksi kehidupan masyarakat dalam kehidupan sosial, ekonomi dan budaya, berdasarkan obervasi yang dilakukan, nampak bahwa masyarakat desa tersebut masih belum dapat berinteraksi dengan baik karena pada saat pasca lahar dingin belum banyak kegiatan masyarakat yang dapat dilakukan sepenuhnya. Ini dikarenakan hilangnya lahan mereka untuk melakukan pertanian atau perkebunan. Namun, sudah tersedia pasar di desa tersebut untuk memenuhi kebutuhan masyarakat desa. Untuk mengganti hilangnya lapangan pekerjaan yang biasa mereka lakukan, masyarakat membuka desanya untuk digunakan sebagai tempat wisata bencana, sehigga pengunjung yang memiliki rasa ingin tahu mengenai bencana banjir lahar dingin dapat melihat kawasan tersebut dan masyarakat desa tersebut dapat memiliki pemasukan dari wisata tersebut. Banyak juga barang atau cinderamata menyangkut bencana yang terjadi dijual oleh masyarakat sekitar, mulai dari pakaian, kaset berupa VCD, foto-foto dan bahkan dari sisa-sisa perabotan rumah atau kendaraan yang terkena awan panas. Pengunjung pu dapat menikmati makanan dengan nama-nama tentang bencana tersebut, seperti “soto awan panas” dan yang lainnya.
Walaupun masyarakat desa tersebut sudah “terbiasa” dengan keadaan tersebut (karena ini bukan pertama kalinya terjadi, khususnya untuk desa-desa yang terletak di kaki Gunung Merapi), tetap saja mereka enggan untuk dipindahkan ke daerah lain yang lebih aman. Hal ini dikarenakan mereka sudah terbiasa dan desa tersebut merupakan daerah asal mereka. Mereka juga tidak yakin di tempat baru mereka (jika dipindahkan), mereka akan mendapatkan penghasilan yang sama atau lebih besar dari sebelumnya, mereka tidak yakin akan dapat beradaptasi dengan cepat. Ini menjadi beberapa alasan mereka untuk tetap bersikeras menetap di desa tersebut. Padahal kerugian yang terjadi pasca erupsi Merapi tidak dapat dihitung jumlahnya, mulai dari nyawa korban, harta benda, debu-debu dan sebagainya.

Pasca erupsi Merapi juga menyebabkan penggunaan lahan (land use) desa tersebut berubah. Yang dulunya penggunaan lahan didominasi oleh tegalan/ladang, saat ini penggunaan lahannya belum bisa digunakan. Hal ini disebabkan masih banyaknya endapan awan panas yang menutupi lahan-lahan tersebut. Oleh karena itulah masyarakat sekitar hanya melakukan ternak ikan dengan kolam buatan dan terpal sebagai atapnya untuk mata pencaharian. sangat jauh berbeda dengan keadaan sebelum erupsi Merapi terjadi, desa tersebut dan desa-desa sekitarnya merupakan komoditor utama dalam hal perkebunan, seperti sayur-sayuran, karene memang iklim, cuaca dan tanah desa tersebut sangat menunjang untuk perkebunan dan juga pertanian.

HASIL OBSERVASI DAN PENGKAJIAN DAPAT DILIHAT SLIDE ppt DIBAWAH INI
taruling

Melihat Fenomena Peningkatan Pembangunan Di kawasan Resapan Air (Recharge Area) Sleman Yogyakarta


 

Udara yang segar nan sejuk ketika pagi hari di daerah kaliurang dahulu dapat kita rasakan setiap harinya tanpa mengenal waktu hingga kawasan Jl.Kaliurang 8 mampu menyegarkan setiap orang yang melintasi kawasan tersebut.

Sejak awal perkembangan kaliurang serta pemberitaan di berbagai media elektronik dan cetak yang memberikan gambaran pariwisata merapi dan kaliurang menjadi daya pikat pengungjung dan turis untuk datang dan melihat tempat tersebut.  Begitu Indah dan cukup hijau dikiri dan kanan banyak terlihat sawah warga dan beberapa pemukiman penduduk, serta universitas swasta yang cukup terkenal bertempat dijalan kaliurang. Semakin lama semakin banyak turis lokal dan asing serta mahasiswa yang datang ke daerah yogyakarta khususnya sleman. Melihat kondisi tersebut semakin banyak pengusaha serta pemilik modal yang ingin membangun usaha disekitar kawasan tersebut untuk menjadikan potensi meraup keuntungan.

Dengan membangun beberapa rumah makan, ruko ataupun perumahan dengan memberikan fasilitas udara yang segar dan lingkungan asri dan tenang menjadi daya magnet tersendiri bagi konsumen. Pembanguan yang cukup pesat dari tahun ke tahun mengakibatkan makin sedikitnya lahan untuk terjadinya proses meresapnya air kedalam permukaan tanah atau yang dikenal dengan Infiltrasi. Dan semakin banyak air hujan yang jatuh kepermuakaan tanah menjadi aliran permukaan (runoff) karena tertutupnya tanah yang menjadi media resapan oleh beton, paving block, sementasi jalan dan bangunan yang semakin banyak. Menurut data Pemetaan Kawasan Rawan Bencana dan Penyusunan Rencana Aksi Pengurangan Risiko Bencana DIY, Bapeda DIY 2007. Daerah sleman tepatnya Daerah kaliurang seperti Kecamatan Ngaglik, Cangkringan, Pakem, Turi,  Ngemplak   daerah yang disiapkan untuk Recharge Area.

Cepat atau lambat pembangunan yang cukup pesat tersebut akan menimbulkan dampak pada penurunan muka air tanah (water table) Yogyakarta di iringi penurunan kualiatas air permukaan dan air tanah karena pencemaran limbah rumah tangga serta aktivitas di daerah tersebut.Marilah mencegah dan menjaga kelestarian dan peduli akan Air yang sangat dibutuhkan manusia dalam proses kehidupan sehari-hari baik jasmani dan rohani untuk kedapannya dan masa depan jogja yang indah dan anugerah.

 ImageImage

How Volcano Moutain formed??

The process of formation of Mount Volcanoes

        Gunung berapi terbentuk hasil daripada batu-batuan cair yang terkumpul di bawah kerak bumi. Keadaan suhu yang sangat panas di bawah kerak bumi menyebabkan batu-batuan menjadi cair. Batu-batuan cair ini dikenali sebagai magma.magma terbentuk kira-kira 80km hingga 160km di bawah permukaan bumi. Magma yang panas akan naik ke permukaan bumi karena tekanan dan kurang tumpat daripada batu disekitarnya. Magma mengalir keluar ke permukaan bumi melalui rekahan atau lorong gunung berapi dikenali sebagai lava. Kebanyakan gunung berapi terbentuk di kawasan sempadan plat. Ahli sains telah mengemukakan teori plat tektonik untuk menjelaskan proses pembentukan gunung berapi.

         Gunung berapi boleh terbentuk apabila berlakunya pertemuan dua plat. Pertemuan ini menyebabkan salah satu plat terjunam ke bawah plat yang lain. Zona terbenam ini akan menjadi cair karena suhu yang sangat panas di bawah kerak bumi. Bagian cair ini menambah magma di mantel dan seterusnya mengalir keluar ke permukaan bumi menjadi gunung berapi. Gunung berapi juga terdapat di zona pematang tengah lautan. Perebakan dasar laut berlaku apabila magma naik menolak litosfera ke arah yang bertentangan. Lava ini akan membentuk dasar laut sebagai pematang tengah laut. Gunung berapi di Iceland merupakan jenis pembentukan ini. Sebagian gunung berapi terbentuk di tengah plat, jauh dari sempadan plat seperti Kepulauan Hawaii. Ahli sains menjelaskan bahwa tonggak batuan mantel yang dipanaskan dan naik secara perlahan ke permukaan bumi. Kenaikan magma ke permukaan bumi dianggarkan 13 cm hingga 15 cm setahun. Apabila kepulan magma naik sampai ke permukaan bumi, gunung berapi akan terbentuk. Proses pembentukan gunung berapi ini dipanggil titik panas (hotspots). Rajah di bawah menunjukkan ketiga-tiga pembentukan gunung berapi.

Dan anda bisa melihat Tutorialnya pada kolom atas “LEMPENG”,,,semoga bermanfaat

APA ITU SESAR?? Geologi Struktur

11 Sesar, anatomi

Sesar atau fault adalahJoint yang mengalami geser-geseran yang jelas. pergeseran dapat berkisar dari beberapa milimeter sampai ratusan meter dan panjangnya dapat mencapai beberapa desimeter hingga ribuan meter. sesar dapat terjadi pada segala jenis batuan. akibat terjadinya pergeseran itu, sesar akan mengubah perkembangan topografi, mengontrol air permukaan dan bawah permukaan, merusak stratigrafi batuan dan sebagainya.

Apabila anda ingin lebih mengetahui apa itu sesar, baiknya anda download slide “Sesar, Anatomi” di atas,,

semoga bermanfaat

Potentisialnya Energy Geothermal Bagi Indonesia

Energi panas bumi adalah energi yang diekstraksi dari panas yang tersimpan di dalam bumi. Energi panas bumi ini berasal dari aktivitas tektonik di dalam bumi yang terjadi sejak planet ini diciptakan. Panas ini juga berasal dari panas matahari yang diserap oleh permukaan bumi. Energi ini telah dipergunakan untuk memanaskan (ruangan ketika musim dingin atau air) sejak peradaban Romawi, namun sekarang lebih populer untuk menghasilkan energi listrik. Sekitar 10 Giga Watt pembangkit listrik tenaga panas bumi telah dipasang di seluruh dunia pada tahun 2007, dan menyumbang sekitar 0.3% total energi listrik dunia.
Energi panas bumi cukup ekonomis dan ramah lingkungan, namun terbatas hanya pada dekat area perbatasan lapisan tektonik.
Jawa Barat memiliki potensi sumber daya alarn panas bumi yang luar biasa besar dan merupakan yang terbesar di Indonesia. Potensi panas bumi di Jawa Barat mencapai 5411 MW atau 20% dari total potensi yang dimiliki Indonesia. Sebagian potensi panas bumi tersebut bahkan telah dimanfaatkan untuk pembangkit listrik seperti:
PI-TP Kamojang di dekat Garut, memiliki unit 1, 2, 3 dengan kapasitas total 140 MW. Potensi yang masih dapat dikembangkan sekitar 60 MW.
PLTP Darajat, 60 km sebelah tenggara Bandung dengan kapasitas 55 MW
PLTP Gunung Safak di Sukabumi, terdiri dari unit 1, 2, 3, 4, 5, 6 dengan kapasitas total 330 M1K
PI-TP Wayang Windu di Pangalengan dengan kapasitas 110 MW.

Pemanfaatan energi panas bumi memang tidak mudah. Energi panas bumi yang umumnya berada di kedalaman 1.000-2.000 meter di bawah permukaan tanah sulit ditebak keberadaan dan “karakternya”. Investasi untuk menggali energi panas bumi tidak sedikit karena tergolong berteknologi dan berisiko tinggi. Investasi untuk kapasitas di bawah satu MW, berkisar US$ 3.000-5.000 per kilowatt (kW). Sementara untuk kapasitas di atas satu MW, diperlukan investasi US$ 1.500-2.500 per kW. Tantangan selanjutnya adalah akibat sifat panas yang “site specific” kondisi geologis setempat. Karakter produksi dan kualitas produksi akan berbeda dari satu area ke area yang lain. Penurunan produksi yang cepat, sebagai contoh, merupakan karakter produksi yang harus ditanggung oleh pengusaha atau pengembang, ditambah kualitas produksi yang kurang baik, dapat menimbulkan banyak masalah di pembangkit. Misainya, kandungan gas yang tinggi mengakibatkan investasi lebih besar di hilir atau pembangkitnya.

Dalam pembangkitan listrik, harga jual per kWh yang ditetapkan PLN dinilai terialu murah sehingga tak sebanding dengan biaya eksplorasi dan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP). Dalam hat ini, PLN tidak bisa disalahkan karena tarif dasar listrik yang ditetapkan pemerintah masih di bawah harga komersial, yaitu tuluh sen dollar AS per kWh.

Di sisi lain, adanya potensi panas bumi di suatu daerah biasanya di pegunungan dan terpencil-sering tak bisa dimanfaatkan karena kebutuhan listrik di daerah itu sedikit sehingga belum ekonomis untuk mengeksplorasi dan memanfaatkan energi panas bumi tersebut. Sumber : Dep.ESDM

Dari artikel tersebut sangat dapat di telaah bahwa indonesia merupakan negara yang sangat berpotensi dalam mengoptimalisasi energi panas bumi tersebut agar dapat menjadi alternatif akan krisis listrik di pulau jawa dan pulau-pulau yang mempunyai reservoar panas bumi,,dan kini tergantung pemerintah yang merealisasi tersebut,terutama departemen ESDM,,,
kapan indoesia mau sejahtera dlm bidang energi kalo perusahaan asing yang selalu bergerak, dan pemerintah dengan sejuta alasan terus menampik agar pemerintah tidak repot mengurusi negara yg politiknya carut marur, dan menyia2kan anak2 bangsa yg mau memajukan indonesia dalam bidang energi, lihat pemerintah dengan arogan tidak menaggapi ahli2 geologi indonesia yang namanya sdh tidak di ragukan lagi dlm mengatasi lumpur lapindo sidoarjo, malah memilih pihak asing!!

Samapi kapan NKRI tercinta mw di jajah baik dalam bidang scientis,,
semoga Indonesia bisa maju di tahun mendatang,

Why Indonesian Government Not focus to Develop Geothermal Energy??

Hot Water Reservoirs: As the name implies these are reservoirs of hot underground water. There is a large amount of them in the US, but they are more suited for space heating than for electricity production.
Natural Stem Reservoirs: In this case a hole dug into the ground can cause steam to come to the surface. This type of resource is rare in the US.

Geopressured Reservoirs: In this type of reserve, brine completely saturated with natural gas in stored under pressure from the weight of overlying rock. This type of resource can be used for both heat and for natural gas.
Normal Geothermal Gradient: At any place on the planet, there is a normal temperature gradient of +300C per km dug into the earth. Therefore, if one digs 20,000 feet the temperature will be about 1900C above the surface temperature. This difference will be enough to produce electricity. However, no useful and economical technology has been developed to extracted this large source of energy.

Hot Dry Rock: This type of condition exists in 5% of the US. It is similar to Normal Geothermal Gradient, but the gradient is 400C/km dug underground. Molten Magma: No technology exists to tap into the heat reserves stored in magma. The best sources for this in the US are in Alaska and Hawaii.Hot Dry Rock: This type of condition exists in 5% of the US. It is similar to Normal Geothermal Gradient, but the gradient is 400C/km dug underground.
Molten Magma: No technology exists to tap into the heat reserves stored in magma. The best sources for this in the US are in Alaska and Hawaii.

Geothermal’s possitive Attributes
Useful minerals, such as zinc and silica, can be extracted from underground water. Geothermal energy is “homegrown.” This will create jobs, a better global trading position and less reliance on oil producing countries. In large plants the cost is 4-8 cents per kilowatt hour. This cost is almost competitive with conventional energy sources. Geothermal plants can be online 100%-90% of the time. Coal plants can only be online 75% of the time and nuclear plants can only be online 65% of the time.Flash and Dry Steam Power Plants emit 1000x to 2000x less carbon dioxide than fossil fuel plants, no nitrogen oxides and little SO2. Geothermal electric plants production in 13.380 g of Carbon dioxide per kWh, whereas the CO2 emissions are 453 g/kWh for natural gas, 906g g/kWh for oil and 1042 g/kWh for coal.Binary and Hot Dry Rock plants have no gaseous emission at all. Geothermal plants do not require a lot of land, 400m2 can produce a gigawatt of energy over 30 years. Electricity generated by geothermal plants saves 83.3 million barrels of fuel each year from being burned world wide. This prevents 40.2 million tons of CO2 from being emitted into the atmosphere. Direct use of geothermal energy prevents 103.6 million barrels of fuel each year from being burned world wide. This stops 49.6 tons of CO2 from being emitted into the atmosphere